Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Mimpi Indah yang Menyakitkan

Aku selalu melewati taman kecil ini sepulang sekolah, taman dekat sekolah yang memiliki berbagai jenis bunga dan beberapa pohon yang cukup rindang. Meski begitu indah dan aku sering melewatinya, aku belum pernah mengunjungi taman ini sekalipun. Tapi, karena hari ini aku tak ingin cepat-cepat sampai rumah, aku memutuskan untuk duduk sejenak di taman ini. Aku memilih untuk duduk di bawah salah satu pohon di taman ini. Anggap saja aku ingin menghirup oksigen yang dihasilkan oleh pohon ini. Tak berapa lama aku duduk di sini, aku melihat seseorang yang kukenal berjalan menghampiriku.  “Hei!” Dia terlihat seperti menyapa seseorang, entah siapa, dan sepertinya bukan aku, karena sebenarnya dia tak mengenalku, mengingat aku hanya pengagum rahasianya. Karena aku merasa dia tak mungkin menyapaku, aku hanya memasang ekspresi datar. Namun, kuperhatikan dia seperti sedang menghampiriku, atau mungkin aku saja yang terlalu percaya diri. Saat jaraknya semakin dekat denganku, dia ...

Nanas Madu dan Mie Ayam Bakso.

Udah lama ngga curhat di blog, terakhir update blog cuma buat lomba nulis cerpen doang, dan Alhamdulillah menang hahaha(sombong), gue seneng banget akhirnya setelah beberapa kali ikut lomba cerpen baru kali ini menang, ya walaupun cuma event biasa yang pesertanya paling cuma 10 orang (itupun kalo ada) wkwkwk Oiya, sebenernya gue mau cerita tentang “anak SD zaman sekarang”. Ngeliat kelakuan anak SD zaman sekarang bikin kepala cenut-cenut ya? Gimana engga? Beberapa waktu lalu, gue liat ada anak sd yang ngelakuin hal yang menurut gue sama sekali ngga pantes untuk mereka lakuin. Bahkan, gue sempet liat di beberapa akun di socmed yang mem-posting foto anak-anak berkelakuan menyimpang dan membubuhi postingan mereka dengan hashtag #RIPAnakSDZamanSekarang.  Di dalam foto yang mereka posting biasanya memperlihatkan anak SD yang nongkrong-nongkrong di Sevel atau Lawson, terus   ada minuman beralkohol   nongrong di atas meja mereka, dan parahnya lagi mereka masih p...