Diikutkan Dalam Lomba Cerpen ‘ The Chronicles of Audy: 4/4’ “Audyyy!!!” ~toktoktok~ “Audy!! Udah siang, buruan!!” Ya Tuhan, kenapa keluarga ini selalu ribut sih? Kenapa harus jam segini juga? Saat aku membuka pintu kamar, aku melihat mereka yang sudah tampak rapi. “Apaan sih? Berisik banget?” kataku dengan mata sayup. “Lupa? Hari ini Mas Romeo wisuda?” kata Rex mencoba mengingatkan. Huh, dia pikir aku ini pikun atau apa sih? “Inget, kenapa?” “Ini udah jam 8, perjalanan Jakarta-Depok ngga Cuma 10 menit” “iya, terus?” “Ya terus kenapa baru bangun? Ini udah jam 8!” Rex emosi, tapi aku masih santai karena Rex memang begitu. Aku tahu dia anti ngaret atau telat, tapi ngga segininya juga. Baru juga jam delapan. Eh tunggu. “HAH? JAM 8? KOK BISA?” kataku kaget, mengingat jam wekerku masih menunjukkan pukul 5 pagi. “Pake nanya, lagi” Rafael ikut-ikutan. Oke, sekarang aku bingung harus apa, akhirnya masuk ke kamar mengambil weker da...